//]]>
Tampilkan postingan dengan label Manfaat dan Khasiat Bunga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manfaat dan Khasiat Bunga. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Oktober 2012

MANFAAT KECUBUNG UNTUK KESEHATAN

LUVI HERBAL - Tanaman Kecubung termasuk familia Solanaceae. Tempat tumbuh di dataran rendah hingga dataran tinggi, bertanah gembur dan subur. Daerah ketinggian 950 meter di atas permukaan laut, sering tumbuh liar sebagai semak di hutan kecil atau bekas kebun. Untuk pengembangbiakannya buah yang sudah tua dipetik dan bijinya dikeringkan. Biji ini selanjutnya disemai lalu ditanam. Tanaman ini mengandung alkaloid, scopolamine, hyoscymine, dan atropin.
Nama lain dari kecubung di antaranya kecubu (Melayu), kacobhung chobung (Madura), bulutuhe (Gorontalo), padura (Ternate), toru mabo (Nias), atau babotek (Timor).
v  Beberapa macam penyakit yang dapat diobati oleh kecubung di antaranya:
v  Asma. Caranya, ambil 1/2 genggam daun kecubung, jemur, lalu tumbuk halus hingga menjadi serbuk. Gunakan sebagai bumbu rokok beberapa kali sehari.
v  Bisul. Caranya, ambil 4 lembar daun kecubung, giling halus, tambahkan kapur sirih dan air. Urapkan pada bisul dan kulit yang sakit sebanyak 2 kali sehari.
v  Pegel Linu. Caranya, ambil daun kecubung secukupnya, campurkan dengan bwang merah dan jahe, lalu tumbuk halus. Tempelkan pada bagian yang terasa pegal dan linu. Ulangi sesuai kebutuhan.

MANFAAT BUNGA HULA-HUAL (HIBISCUS) UNTUK KESEHATAN

LUVI HERBAL - Di Hawai bunga hula-hula, yang menjadi ikon Negara tersebut. Sedangkan di Sudan dan Malaysia, bunga ini diolah menjadi selai, teh celup, dan sirup. Sebagian besar Kaum wanita kekurangan haemoglobin (bulir darah merah), dan kekurangan bulir darah merah ini akan mengakibatkan anemia. Untuk itu dibutuhkan asupan zat besi yang cukup.

Bunga hibiscus mengandung zat besi, vitamin A dan C, kalsium, serta serat. Kalsium tinggi membantu pertumbuhan serta kekuatan gigi dan tulang. Selain bagus untuk tulang juga berguna untuk kesehatan mata, dan kulit. Seratnya sangat diperlukan untuk memperbaiki system pencernaan.

Bunga ini mampu memperbaiki dan menjaga metabolism tubuh, dewasa, remaja, balita, bahkan manula. Namun walaupun banyak jenis yang tumbuh di Indonesia baru dua yang sudah diketahui manfaatnya untuk dijadikan minuman, yaitu Syriacus (Rose of Sharon) dan Trionum (Flower of an Hour).

Tanaman tropis dan sub tropis ini banyak dijumpai di Hawaii, Kolumbia, Kepulauan Karibia, Jamaika, Kuba, Cina Selatan, Thailand, Afrika, India, dan Indonesia. Bunga eksois ini memiliki berbagai warna, yakni merah cerah, ungu, biru, putih, orange, dan violet. Di Malaysia dimanfaatkan dan dikembangkan secara komersial sebagai teh celup.

Di Indonesia tanaman ini tumbuh di dataran rendah dan tinggi, 1- 1.000 m di atas permukaan laut. Ciri fisik Syriacus, adalah batang pohon berwarna merah keunguan. Memiliki dua macam bentuk daun berlidah tiga dan satu berwarna merah keunguan, tinggi tanaman berumur 6 bulan sekitar 2-3 m. Tanaman ini cenderung tumbuh vertical, cabang pohon tumbuh dari cabang induk relative tidak teratur, tumbuh dari batang bahwa sehingga tajuknya terlihat kurang baik. Bunga dan kelopaknya berwarna merah- violet, ukuran garis tengah bunga 4-5 m, kelopak bunganya terasa asam segar, kandungan airnya sedikit dan tidak menkilap.

Sedang ciri fisik Hibiscus Trionum, batangnya gemuk berwarna hijau bercampur merah, bagian kulit batang terasa segar, daun berlidah tiga dan berlidah satu dengan pinggiran yang mulus berwarna hijau dan keunguan, tanaman tumbuh tegak, dengan cabang tumbuh relative teratur dari bawah sampai ke atas, garis tengah tajuk 1,5- 2 m, tinggi tanaman umur 6 bulan (2 m), berbatang kayu kecil. Bunga berwarna putih bagian tengah berwarna violet, garis tengah 4-5 cm, mekar di pagi hari kemudian layu. Kelompak bunga berjumlah 5 keping, berwarna merah, berasa asam dan sedikit rasa manis, terlihat mengkilap. Kedua tanaman ini tidak tahan hempasan angin karena akarnya tidak kuat.

Telah disinggung di atas bahwa bunga ini mengandung zat besi, vitamin A dan C, kalsium, serta serat, gula, potassium, sodium, dan karbohidrat. Kombinasi seluruh mineral dan vitamin tersebut dapat menghasilkan kalori cukup tinggi. Bisa bermanfaat sebagai tonik untuk meningkatkan vitalitas, karena vitamin C-nya cukup tinggi maka dapat membantu penyerapan semua vitamin dan mineral. Kandungan vitamin dan mineralnya memperbaiki  metabolism tubuh.
 
Jadi bagi mereka yang telaah terbiasa meminum bunga ini imunitas tubuhnya akan meningkat, sehingga tahan terhadap serangan penyakit atau virus. Bukan hanya itu, bagi Anda yang sedang menjalani program diet karena diabetes melitus, program body slimming (pelangsingan) dan body firming (menghilangkan lemak pada bagian perut, paha, dan lengan sekaligus mengencangkannya Anda akan terbantu dengan bunga ini.

MANFAAT BUNGA KANA UNTUK KESEHATAN

LUVI HERBAL - Tanaman ini tergolong tanaman luar dengan nama latin Canna indica. Tanaman ini biasanya tumbuh di hutan dan pegunungan walau tak jarang dijadikan tanaman hias di pekarangan dan taman kota, karena memiliki bunga yang mempesona. Dan teryata dibalik pesona aneka warnanya bunga kana memiliki daya penyembuhan yang luarrr biasa.

Bunga kana atau bunga tasbeh berasal dari daerah tropis benua Amerika. Tumbuhan ini mampu hidup di dataran rendah hingga ketinggian 1.000 m di atas permukaan laut. Tumbuhan ini tumbuh besar, tegak, dengan tinggi mencapai dua meter. Tanaman ini memiliki rimpang tebal menyerupai ubi. Daunnya besar dan lebar, menyirip jelas. Warnanya  hijau atau merah tengguli. Bunganya besar dengan warna-warna cerah, seperti merah, merah muda, dan kuning yang tersusun dalam bentuk tandan.

Tanaman ini di Australia dikenal sebagai penghasil tepung. Rasa rimpang yang manis dan bersifat sejuk menjadikan umbinya sebagai penyejuk, pereda demam, peluruh kencing, penenang dan menurunkan tekanan darah. Sedangkan bunganya bersifat hemostatis. Sedangkan daunnya mengandung tannin dan sulfur. Dan menurut Yellia Mangan seorang herbalis di Jakarta rimpang bunga tasbeh ini lebih baik dari pada daun sirih untuk menghilangkan keputihan.

MANFAAT BUNGA PAGODA UNTUK KESEHATAN

LUVI HERBAL - Bunga Pagoda (Clerodendrum japonicum) yang termasuk dalam familia Verbenaceae, biasa di tanam di taman, pekarangan rumah, atau di tepi jalan daerah luar kota sebagai tanaman hias. Ciri tumbuhan ini ditunjukan dengan tinggi yang bisa mencapai 1-3 m. Batangnya dipenuhi rambut halus. Daun tunggal, bertangkai, letak berhadapan. Sedangkan pada daun dicirikan dengan bentuk bulat telur melebar, Pangkal daun berbentuk jantung, daun tua bercangap menjari, panjangnya dapat mencapai 30 cm.

Kandungan Kimia Bunga Pagoda bermanfaat bagi kesehatan, seperti: Alkoloid, Garam Kalium, Zat Samak. Akar bunga pagoda berkhasiat antiradang, peluruh kencing (diuretik), menghilangkan bengkak, dan menghancurkan darah beku. Bunga Pagoda (Clerodendrum japonicum Sweet).

MANFAAT DAN KHASIAT BUNGA PUKUL EMPAT

LUVI HERBAL - Tumbuhan ini memiliki nama Latin : Merabilis jalapa L. Dikenal dengan berbagai nama di berbagai daerah. Kembang pukul empat ( Indonesia, Sumatera ); Kederat, segerat, tegerat (Jawa), Kupa Oras, Cako raha (Maluku); Bunga-bunga peranggi, bunga-bunga perengki (Sulawesi); Pukul empat, turaga, bodoko sina, bunga tete apa (Sulawesi); Zi Mo li (China).
Tumbuh ini tumbuh di pekarangan sebagai tanaman hias, dengan cukup sinar matahari pada dataran rendah sampai 1200 meter di atas permukaan laut. 

Herbal tahunan, ini berasal dari Amirika Selatan, tegak, tinggi 20 cm-80 cm, banyak ditanam orang sebagai tanaman hias di pekarangan atau sebagai pembatas pagar rumah. Tumbuh di dataran rendah yang cukup mendapat sinar matahari maupun di daerah perbukitan.

Termasuk dalam suku kampah-kampahan, berbatang basah, daunnya berbentuk jantung, warna hijau tua, panjang 2 cm- 11 cm, lebar 8 mm- 7 cm, pangkal daun membulat, ujung meruncing, tepi daun rata, letak berhadapan, mempunyai tangkai daun yang panjangnya 6 mm- 6 cm. Bunganya berbentuk terompet, dengan banyak macam warna, antara lain: merah, putih, jingga, kuning, kombinasi/ belang-belang. Mekar di waktu sore hari dan kuncup kembali pada pagi hari menjelang fajar. Buahnya keras, warna hitam, berbentuk telur, dapat dibuat bedak. Kulit umbinya berwarna coklat kehitaman, bentuk bulat memanjang, panjang 7 cm- 9 cm dengan diameter 2 cm- 5 cm, isi umbi berwarna putih.
Bunga ini mengandung Alkaloid trigonelia. Yang berkhasiat sebagai anti inflamasi ( anti radang ) Diuretik ( peluruh air seni )

MANFAAT BUNGA PUTRI MALU

LUVI HERBAL - Putri malu adalah tumbuhan liar, Mimosa pudica L. adalah nama latin bagi tanaman ini. Ciri khas tumbuhan ini adalah daunnya mengatup jika disentuh serta memiliki duri di batangnya. Bunganya berbentuk bulat, kebanyakan berwarna ungu. Baik secara medis maupun empiris, putri malu mwmiliki manfaat mencegah dan mengobati beberapa penyakit.
Kandungan: Tamin, mimosin, dan asam pipekolinat.

MANFAAT DAN KHASIAT BUNGA JENGGER AYAM

LUVI HERBAL - Jengger ayam memiliki bunga yang menyerupai jengger ayam. Karena itulah dinamakan jengger ayam. Tanaman ini termasuk ke dalan tanaman hias. Nama asli tanaman ini ji guan hua (Cina) dan Cockscomb (Inggris). Bunga ini menyimpan banyak khasiat pengobatan. Di Cina tanaman ini digunakan untuk mengatasi penyakit pada anak-anak yang menderita gejala Yangxu (yangsi), yaitu penyakit dengan tanda-tanda tangan dan kaki dingin. Dan bagi orang dewasa jengger ayam dipercaya untuk obat “kejantanan”.

Pada umumnya tanaman ini di tanam di halaman rumah atau taman, tidak bisa tumbuh liar. Warna bunganya meliputi merah, kuning, dan ungu. Tumbuh baik di dataran rendah dengan ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut.Bunga jengger ayam berasa manis. Bersifat sejuk, astrigen dengan afinitas ke mendirian hati dan ginjal. Bunga ini berkhasiat sebagai anti rasang, penghenti pendarahan dan mererangkan penglihatan.

Di Palembang tanaman ini di sebut bunga tali.Tingginya sekitar 60-90 cm, batang tebal dan kuat, bercabang, dan beralur. Memiliki daun tunggal, bertangkai, letak berseling. Helaian daun berbentuk bulat telur sampai dengan 5-12 cm, lebar 3,5-6,5 cm dengan ujung meruncing, arna hijau dengan sedikit garis merah di tengah daun. Daunnya mengandung  polifenol, saponin dan flavonida. memiliki bunga majemuk berbentuk bulir, berdagibg tebal, bagia atas melebar menyerupai jengger ayam, berlipat-lipat, dan bercabang. Bunga ini mengandung amaranthin, kaempferitrin, pinitol, dan minyak lemak.

Untuk membuat bubuk bunga jengger ayam, keringkan buka dan haluskan (digiling). Biasanya pemakaian bubuk untuk di minum. Sedang untuk pemakaian luar/ obat luar menggunakan bunga yang masih segar

MANFAAT DAN KHASIAT BUNGA SEDAP MALAM

LUVI HERBAL - Selama ini sedap malam lebih di kenal sebagai bunga hias. Wanginya yang seharum melati bernanfaat menenangkan hati orang di sekitarnya. Namun, sebenarnya bunga sedap malam punya sejumlah manfaat untuk kesehatTapak Daraan, mulai dari mengobati keluhan susah tidur atau insomnia, influenza, sampai rematik. Tanaman ini pertama kali ditemukan di Meksiko. Di Meksiko tanaman ini dijadikan sebagai tanaman hias. Pada malam hari akan keluar aroma yang sangat harum dari bunga ini. Maka tidak jarang kita menemui wanita yang menyelipkan bunga ini pada sanggulnya.

Sedap malam mengandung sebuah zat kimia sapogenin yang berfungsi sebagai penyebar dan pengharum. Memiliki khasiat menurunkan panas dan menghilangkan bengkak. Dan lagi-lagi karena tidak ada penelitian yang mendalam tentang kegunaan bunga ini, panduan kita dalam penggunaan sedap malam ini sebagai obat hanya berdasarkan pengalaman empiris saja.

MANFAAT DAN KHASIAT BUNGA PACAR AIR

LUVI HERBAL - Jika Anda menikmati masa kecil di desa, pasti Anda ingat bagaimana cara mewarnai kuku dengan tumbuhan ini. Walau warnanya kalah dengan semaraknya cat kuku moderen namun warnanya meresap ke dalam kuku dan terlihat lebih alami.
Sedangkan di bali, bunganya sering terselip di antara canang sari (sesaji) yang digunakan untuk sembahyang.

Tetapi teryata tanaman ini memiliki banyak khasiat untuk mengobati penyakit. Antara lain untuk meringankan rematik, merontokkan bisul, mengusir rasa nyeri haid, dan mengurangi rasa sakit pada bagian-bagian tertentu tubuh.

MANFAAT DAN KHASIAT BUNGA KEMUNING

LUVI HERBAL - Kemuning adalah tumbuh liar di semak belukar, tepi hutan, atau bisa juga ditanam sebagai tanaman hias dalam pot dan tanaman pagar. Kemuning dapat ditemukan sampai ketinggian +/- 400 m dpl. Variasi morfologi besar sekali. Yang biasa di tanam untuk memagari pekarangan, biasanya jenis yang berdaun kecil dan lebat. Semak atau pohon kecil, bercabang banyak, tinggi 3-8 m, batangnya keras, beralur, tidak berduri. Daun majemuk, bersirip ganjil dengan anak daun 3-9, letak berseling. Helaian anak daun bertngkai, bentuk bulat telur sungsang atau jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata atau agak beringgit, panjang 2-7 cm, lebar 1-3 cm, permukaan licin, mengilap, warnanya hijau, bila diremas tidak berbau. 

Bunga majemuk berbentuk tandan, 1-8, warnanya putih, wangi, keluar dari ketiak daun atau ujung ranting. Buah buni berdaging, bulat telur atau bulat memanjang, panjang 8-12 mm, masih muda hijau setelah tua merah mengilap, berbiji dua.

Kemuning bersifat pedas, pahit, hangat, memiliki khasiat pemati rasa, penenang, penghilang radang, rematik, tiroid, bengkak, pelancar peredaran darah, dan penghalus kulit. Tanaman ini sangat baik jika ditanam di halaman rumah. Akan memberikan aura yang menenteramkan. Hasil maksimum yang didapat adalah saat pohon ini berbunga. Harum bunga kemuning bisa mengharumkan badan. Bila Anda menanamnya dalam pot Anda bisa meletakkan pohon tersebut di dalam ruangan. Pohon ini akan memberi rasa menyenangkan.

Nama Lokal: Kamuning (Sunda), Kamuning,Kumuning (Jawa).; Kajeni, Kemuning, Kemoning (Bali), Kamoning (Madura),; Kamuning (Manado, Makasar), Kamoni (Bare), palopo (Bugis).; Kamuni (Bima). eseki, tanasa, kamone, kamoni (Maluku).; Jiu li xiang, yueh chu (China), Orange jessamine (Inggris).
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Radang buah zakar (orchitis), radang saluran napas (bronkhitis),; Infeksi saluran kencing, kencing nanah, keputihan, sakit gigi, Haid tidak teratur, lemak tubuh berlebihan, pelangsing tubuh,; Nyeri pada tukak (ulkus), kulit kasar, memar akibat benturan,; Rematik, keseleo, digigit serangga dan ular berbisa, ekzema,; Bisul, koreng, epidemik encephalitis B, luka terbuka di kulit Bagian yang digunakan : Daun, ranting dan akar, Kulit batang juga berkhasiat obat.

MANFAAT DAN KHASIAT BUNGA KACAPIRING BAGI TUBUH

LUVI HERBAL - Tak hanya cantik dan harum, kacapiring juga berkhasiat sebagai bermacam penyakit, ayo bersegera kita berlomba-lomba menanam tanaman tersebut. Kacapiring atau jempiring merupakan salah satu tanaman bunga yang sangat dikenal di Bali. Bunganya cantik, berwarna putih dan harumnya menjadi mascot kota denpasar.
Jempiring (Gardenia Augusta) yang dikenal dengan nama daerah, cempiring atau ceplok piring adalah species tanaman perdu berumur tahunan dari suku Rubiaceae, bunganya berwarna putih dan sangat harum. Dan juga dikenal dengan nama binomial Gardenia jasminoides yang berarti seperti melati, walaupun tidak ada hubungannya dengan marga Jasminum (melati).
Tanaman jempiring memilki cirri daun kecil, banyak cabang dan batang. Di sela cabang dan daun kerap kali muncul bunga berwarna putih yang menebarkan harum yang khas. Bunga jempiring ini sulit didapatkan dan hanya mampu berbunga pada saat-saat tertentu. Keunikan tanaman jempiring ini membuat tanaman dan kebun semakin indah.
Tanaman kacapiring atau jempiring ini diperkirakan dari Negara Cina atau Jepang, namun sudah lama tumbuh di Indonesia dan ditanam di berbagai tempat. Misalnya, selain di halaman rumah, juga ditanam di halaman kantor, di taman-taman rekreasi, atau di pinggir jalan sebagai tanamn hias. Kadang tumbuh secara liar diantara semak-semak dan kebun.
Tak hanya indah sebagai tanaman hias, kacapiring mempunyai banyak khasiat. Tanaman ini mempunyai sifat yang mendinginkan dan rasanya pahit, umumnya mempunyai aktivitas pada jantung, liver, paru dan pencernaan. Karena itu masyarakat di Indonesia menggunakan tanaman ini dalam ramuan untuk mengatasi berbagai penyakit. Di samping itu bunga kacapiring yang harum mempunyai nilai komersial untuk dibuat minyak wangi.
Kanduang Kimia Kacapiring
Gardenia Jasminoides atau kacapiring, terutama pada bagian buahnya mengandung senyawa aktif suatu glikosida iridoid yang disebut geniposida. Pada buah ini juga ditemukan senyawa genipin yang merupakan aglikon dari geniposida. Selain tiu pada tanaman kacapiring juga ditemukan senyawa lainnya seperti imperatorin, isoimperatorin, crocetin, 5-hidroksi-7, 3’,4’,5’-tetrainetoksiflavon, 2-mentil-3, 5-dihidroksikromon, crocin dan crocin-3.
Khasiat Dan Kegunaan
Masyarakat di Indonesia menggunakan bagian daun dari tanaman ini dalam ramuan tradisional untuk mengobati sakit diabetes, sariawan, demam, sukar buang air besar. Di India dan Cina kacapiring juga digunakan dalam ramuan tradisioanal mereka. Biasanya untuk mengobati demam, antiradang, meperbaiki sirkulasi peredaran darah.
Selain daun, bagian tanaman yang banyak digunakan adalah buah. Buah mengandung bahan aktif geniposida yang paling banyak. Karena kandungan bahan ini, bagian buah digunakan untuk mengobati demam yang disertai peradangan, juga untuk mengobati infeksi. Buah kacapiring juga efektif untuk mengatasi pendarahan pada membrane mukosa, seperti pada hidung, saluran pencernaan dan saluran kemih. Untuk mengatasi pendarahan ini, serbuk buah kacapiring bisa digunakan sebagai obat dalam atau luar. Di Cina, ekstrak buah kacapiring digunakan untuk mengobati diabetes tipe-2, gangguan liver dan batu empedu. Beberapa tahun terakhir, banyak penelitian yang dilakukan, di dalam maupun di luar negeri untuk membuktikan khasiat tanaman kacapiring. Hasilnya menunjukan, senyawa glikoprotein dari kacapiringberkhasiat melindungi hepar (hati) terhadap kerusakan, dan dapat menurunkan kolestrol darah atau bersifat hipolipidemik.
Ekstrak gardenia yang diberikan pada hewan coba terbukti mampu menurukan kadar bilirbun darah. Hasil ini memberikan informasi penting mengapa kacapiring digunakan untuk mengobati gangguan hepar. Geniposida pada buah kacapiring selain berkhasiat sebagai hepatoprotektor, juga berkhasiat sebagai anti tumor. Pada pengujian terhadap hewan coba diketahui, senyawa pentaasetil geniposida tidak menyebabkan toksisitas pada liver, jantung, dan ginjal. Dengan demikian ekstrak buah kacapiring relative aman untuk dikonsumsi, malah sangat prospekstif untuk dikembangkan sebagai obat antitumor.
Penelitian ini juga didukung dengan penelitian lainnya yang menyatakan bahwa senyawa geniposida yang berhasil diisolasi dari kacapiring ini ternyata memiliki kemampuan sebagai detoksifikasi (membersihkan racun) antioksidan dan juga antikarsinogenesis.
Hasil penelitian hewan coba mencit juga membuktikan, kacapiring dapat mengurangi tingkat keparahan pada penyakit pankreatitis, dapat menurunkan tekanan darah, juga mengurangi nyeri dan kejang-kejang ( spasme). Slain daun dan buah, bunga kacapiring juga berkhasiat sebagai obat. Sebuah penelitian membuktikan, bunga kacapiring juga mengandung senyawa iridoid yang berkhasiat sebagai antimikroba, terutama melawan bakteri E. coli, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, jamur Candida albicans dan Trichophyton mentagrophytes.
Efek Samping
Buah,bunga dan daun kacapiring relative aman untuk digunakan sebagai obat. Hanya saja harus berhati-hati mengonsumsi atau mengunakan buah kacapiring ini, karena dapat menyebabkan diare. Umumnya buah kacapiring digunakan dengan dosis 3 – 12 gram per hari.
CARA MEMBUAT RAMUAN DARI KACAPIRING
Untuk Diabetes Mallitus
Bahan : 12 lembar daun kacpiring
Cara membuat : Rebus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas
Cara menggunakan : Minum sekaligus dan ulangi secar rutin seriap sehari sekali.
Untuk sariawan / Radang
Bahan : 7 lembar daun kacapiring, 2 sendok makan madu dan 1 potong gula aren.
Cara membuat : Daun kacapiring diremas-remas dan ditambah dengan 1 cangkir air dan disaring . kemudian dicampur dengan madu dan gula aren tersebut dan diaduk sampai merata.
Cara menggunakan : Minum dan ulangi setiap dua kali sehari.
Untuk Demam
Bahan : 7 lembar daun kacapiring dan 1 potong gula batu.
Cara membuat : Daun kacapiring diremas-remas denga 1 gelas air dan disaring, campur dengan gula batu dan diaduk sampai merata.
Cara menggunakan : diminum sehari sekali
Sukar Buang Air Besar
Bahan : 3 biji buah kacapiring.
Cara membuat : Rebus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.
Cara menggunakan : diminum sekali sehari
.......... semoga bermanfaat..

SUMBER

Kamis, 04 Oktober 2012

MANFAAT DAN KHASIAT BUNGA TASBIH UNTUK KESEHATAN

LUVI HERBAL - Bunga Tasbih(Canna indica Linn.)
Sinonim : Canna orientalis, Roscoe. Canna patens, Roscoe.
Familia : Cannaceae

Uraian :

Terna besar, tahunan, tinggi mencapai 2 m., dalam tanah mempunyai rimpang yang tebal seperti ubi. Daun besar dan lebar, nyirip jelas warna hijau (ada yang berwarna tengguli). Bunga besar dengan warna-warna cerah (merah, kuning) tersusun dalam rangkaian berbentuk tandan. Buah berupa buah kendaga, biji banyak, bulat. Hampir selalu ditanam sebagai tanaman hias, tapi tumbuh liar di hutan dan daerah pegunungan sampai ketinggian 1.000 dari permukaan laut. Jenis lain, Canna edulis Ke Gawl. (Ganyong) mempunyai kelopak bunga lebih kecil, daun hijau tengguli dengan ping lebih tengguli. Ditanam sebagai tanaman hias, rimpangnya dapat dimakan, di Australia sebagai penghasil tepung yang dikenal sebagai "arrowroot of Queensland".
Khasiat dan kegunaan tanaman obat tasbih perlu diacungkan jempol. Dikerenakan tanaman obat tasbih banyak khasiat dan kegunaan sebagai obat keputihan, wasir dan haid tidak teratur. Blogiztic akan mengulas khasiat dan kegunaan tanaman obat tasbih sebagai berikut.

BAGIAN YANG DIGUNAKAN

Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah rimpang segar atau kering dan bunga keringnya.

Rimpang digunakan untuk :

demam,
tekanan darah tinggi (hipertensi),
disentri kronis,
wasir (hemoroid),
keputihan (lekore), dan
radang hati akut disertai kuning (hepatitis ikterik akut).

Bunga digunakan untuk:

darah haid banyak (metrorrhagia), 
batuk darah.

CARA PEMAKAIAN

- Rebus rimpang kering (15–30 g) atau yang segar (30-60 g), lalu minum. 
- Jika menggunakan bunga, rebus bunga kering (10–15 g), lalu minum.
- Untuk pemakaian luar, cuci rimpang segar, lalu tumbuk sampai halus. 
- Tempelkan ke tempat yang sakit, seperti luka berdarah, radang kulit bernanah, jerawat, memar, dan sakit kepala.

Contoh Pemakaian tanaman obat di kalangan masyrakat Indonesia


o Hepatitis ikterik akut


- Cuci rimpang tasbih (60–120 g), lalu potong tipis-tipis. 
- Rebus dengan tiga gelas air sampai tersisa separuhnya, 
- dinginkan dan saring,
- minum sehari dua kali. 
Sekali minum tiga perempat gelas. Minum secara teratur selama 20 hari, maksimal selama 47 hari. Dosis maksimal sehari 250 g. Khasiatnya nampak setelah satu minggu. Bagian putih bola mata dan kulit yang menguning akan cepat memudar jika minum rebusan obat ini.
o Darah haid banyak, batuk darah

- Rebus bunga tasbih kering (10–15 g) dengan dua gelas air sampai tersisa satu gelas. 
- Setelah dingin, saring dan minum sekaligus. 
- Lakukan 2–3 kali sehari.
o Keputihan

- Sediakan rimpang tasbih kering, ketan, dan daging ayam masing-masing 30 g. 
- Bersihkan rimpang tasbih dan daging ayam, lalu iris tipis-tipis. 
- Masukkan semua bahan ke dalam mangkuk, 
- Tambahkan air sampai semua bahan terendam dan permukaan air kira-kira 2 cm di atasnya, lalu tim
- Setelah masak, semua bahan bisa dimakan sekaligus.
- Lakukan setiap hari sampai sembuh.
o Wasir (hemoroid)
- Cuci rimpang tasbih segar (60 g), lalu potong tipistipis. 
- Rebus dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. 
- Setelah dingin, saring dan minum dua kali sehari, masing-masing setengah gelas

SUMBER

MANFAAT DAN KHASIAT BUNGA MATAHARI UNTUK KESEHATAN



LUVI HERBAL - Bunga matahari termasuk dalam tanaman hias. Tapi seluruh bagian dari bunga matahari ini memiliki banyak manfaat bukan hanya untuk kesehatan diri tetapi juga untuk keperluan lain. Misalnya saja daun dan batang bunga matahari sering dimanfaatkan sebagai pakan ternak, sedangkan bunganya digunakan sebagai bahan pewarna kuning. Bagian tanaman yang paling sering digunakan adalah bijinya. Biji bunga matahari yang telah dikeringkan dapat diolah menjadi minyak biji matahari dan kuaci.
Bunga matahari merupakan kelompok tumbuhan ternak yang memiliki struktur bunga tabung dan bunga pita. Tinggi batang bunga matahari dapat mencapai 90-350 cm. Batangnya kecil, berbulu kasar, dan biasanya tidak bercabang. Daun bunga matahari berbentuk lanset (bulat panjang), berujung runcing dan berbulu halus. Bagian bunga yang berdiameter sekitar 20-30 cm merupakan gabungan dua macam bunga, yaitu bunga tabung atau bunga cakram dan bunga pita. Masing-masing bunga tabung memiliki satu butir biji. Adapun bunga pita mempunyai mahkota berwarna kuning terang atau oranye. Kelompok bunga pita tersusun melingkari bunga tabung. Bunga matahari yang telah tua akan menggugurkan mahkota bunga pitanya, sedangkan bunga tabung tetap membalut biji. Biji bunga matahari berwarna putih kecoklatan, berbentuk lonjong dan meruncing pada bagian ujungnya.
Biji bunga matahari mengandung karbohidrat, protein, lemak, minyak atsiri maupun vitamin A, B, B12 dan E. Sedangkan pada bunganya mengandung quercieritrin, helianthoside dan oleano lic acid. Khasiat dari bunga matahari yaitu dapat mengobati hipertensi, sakit kepala, sakit gigi, nyeri menstruasi, rematik, sulit melahirkan, disentri, campak, infeksi saluran kencing, bronkhitis, batuk, keputihan dan malaria.
Cara pemakaian bunga matahari yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional :
Sakit kepala
Bahan yang diperlukan : 25-30 gr bunga dan 1 butir telur ayam (tidak dipecahkan).
Cara meracik : Kedua bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih dan tersisa 1/2 gelas.
Cara pemakaian : Airnya diminum 2 kali sehari sesudah makan.
Rematik
Bahan yang diperlukan : Kepala bunga matahari secukupnya
Cara meracik : Bahan tersebut dicuci hingga bersih lalu direbus sampai berupa kanji
Cara pemakaian : Ramuan tersebut ditempelkan pada bagian yang sakit
Disentri
Bahan yang diperlukan : 30 gr biji bunga matahari dan gula batu secukupnya
Cara meracik : Biji bunga matahari diseduh, kemudian ditim selama 1 jam
Cara pemakaian : Setelah diangkat, tambahkan gula batu lalu diaduk sampai merata, diminum secara teratur.
Infeksi saluran kencing (ada dua cara)
Cara pertama
Bahan yang diperlukan : 30 gr akar segar bunga matahari
Cara meracik : Bahan tersebut dicuci hingga bersih lalu direbus tetapi jangan lama-lama, pada saat baru mendidih langsung diangkat.
Cara pemakaian : Air rebusannya diminum secara teratur
Cara kedua
Bahan yang diperlukan : 30 gr bunga matahari dan 3 gelas air
Cara meracik : Bunga matahari tersebut direbus hingga airnya hangat
Cara pemakaian : Air rebusan diminum sebelum tidur sebanyak 1 gelas
Kesulitan buang air besar dan kecil
Bahan yang diperlukan : 15-30 gr akar segar bunga matahari
Cara meracik : Bahan tersebut dicuci hingga bersih lalu direbus
Cara pemakaian : Air rebusannya diminum secara teratur
 

KHASIAT DIBALIK HARUMNYA BUNGA MELATI

LUVI HERBAL -Melati (jasminum sambac) termasuk tanaman yang mempunyai banyak manfaat. Ia merupakan tanaman bunga hias berupa perdu berbatang tegak yang hidup menahun. Bunganya berwarna putih mungil dan berbau harum, sering digunakan untuk berbagai kebutuhan.



Tanaman ini dapat berbunga sepanjang tahun dan dapat tumbuh subur pada tanah yang gembur dengan ketinggian sekitar 600 atau 800 meter diatas permukaan laut, asalkan mendapatkan cukup sinar matahari. Tanaman ini dapat dikembangbiakkan dengan cara stek.
Tunas-tunas baru akan tampak setelah berusia sekitar 6 minggu. Di Indonesia, salah satu jenisnya dijadikan sebagai simbol nasional, karena bunganya dikaitkan dengan berbagai tradisi dari banyak suku di negara ini.
Di antara 200 jenis melati yang telah diidentifikasi oleh para ahli botani baru sekitar 9 jenis yang umum dibudidayakan dan terdapat delapan jenis yang potensial untuk dijadikan tanaman hias.
Sebagian besar jenis tanaman ini tumbuh liar di hutan-hutan karena belum terungkap potensi ekonomi dan sosialnya. Tanaman ini termasuk suku Oleaceae.
Adapun jenis dan varietes yang ada di Pulau Jawa antara lain:
Jasminum sambac (Melati Putih), antara lain varietas: Maid of Orleans, Grand Duke of Tuscany, menur dan Rose Pikeke
Jasminum multiflorum (Star Jasmine)
Jasminum officinale (gambir).
Nama Lokal dari tanaman ini antara lain:
Jasmine (Inggris),
Jasmin (Prancis),
Yasmin (Arab);

Melati (Indonesia),

Melur (Jawa),
Malati (Sunda),
Malate (Madura),
Menuh (Bali).


Bunganya bermanfaat sebagai bunga tabur, bahan industri minyak wangi, kosmetika, parfum, farmasi, penghias rangkaian bunga dan bahan campuran atau pengharum teh.
Pemanfaatan melati ternyata juga bisa untuk pengobatan. Cara pemakaiannya adalah sebagai berikut :
Menghentikan ASI yang keluar berlebihan
Bahan: 1 genggam daun
Cara membuat: bahan tersebut dipipis halus
Cara menggunakan: ditempel di seputar buah dada, setiap pagi sebelum mandi.
Sakit mata (mata merah atau belek)
Bahan: 1 genggam daun melati
Cara membuat: bahan tersebut dipipis halus
Cara menggunakan: ditempel pada dahi, apabila sudah kering diganti baru, ulangi sampai sembuh.
Bengkak akibat serangan daun lebah
Bahan: 1 genggam bunga
Cara membuat: bahan tersebut diremas-remas sampai halus
Cara menggunakan: ditempel pada bagian yang disengat lebah.
Demam dan sakit kepala
Bahan: 1 genggam daun dan 10 bunga melati
Cara membuat: bahan tersebut diremas-remas dengan tangan, kemudian direndam dengan air dalam rantang
Cara menggunakan: air rendaman ini digunakan untuk kompres dahi
Sesak napas
Bahan: 20 lembar daun melati dan garam secukupnya
Cara membuat: bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas dan disaring.
Cara menggunakan: ditempel di seputar buah dada, setiap pagi sebelum mandi.
Melati mengandung senyawa-senyawa unsur kimia yang besar manfaatnya untuk pengobatan. Kandungan kimia yang ada tersebut antara lain indol, benzyl, livalylacetaat.

MANFAAT DAN KHASIAT BUNGA SEPATU

LUVI HERBAL - Kembang Sepatu adalah bunga yang cantik dan sangat cocok untuk dijadikan tanaman hias, selain Indah kembang sepatu ternyata berkhasiat untuk digunakan sebagai obat tradisional.

Berikut cara pengolahan bunga kembang sepatu:
1. Ramuan untuk bronchitis, cuci dua kuntum bunga kembang sepatu, lalu tumbuk sampai halus. Beri 3/4 gelar air masak dan sedikit garam. Aduk ramuan tersebut hingga merata, lalu peras dan saring. Minum dua kali sehari. Atau bisa juga dengan ramuan, rebus 2-3 kuntum bunga kembang sepatu dengan 2 gelar air sekira 15 menit, kemudian saring. Air rebusan yang telah disaring diminum dua kali sehari.
2. Ramuan untuk kencing nanah, cuci enam kuntum bunga kembang sepatu, rebus dengan tiga gelas air hingga airnya tersisa 3/4 gelas. Setelah itu, saring dan didiamkan (diembunkan) selama satu malam. Minum dengan madu tiga kali sehari sebanyak 1/2 gelas.
3. Ramuan untuk haid tidak teratur, cuci tiga kuntum bunga kembang sepatu, lalu giling hingga halus. Tambahkan satu gelas air masak dan sedikit cuka. Selanjutnya peras dan saring. Minum 2-3 kali sehari sebanyak 1/2 gelas.
4. Ramuan untuk sakit panas, tumbuk akar kembang sepatu secukupnya hingga halus, rebus dengan tiga gelas air mendidih sekira 30 menit, lalu saring. Air rebusan diminum tiga kali sehari sebanyak satu gelas.
5. Ramuan untuk demam pada anak-anak, lumatkan daun kembang sepatu segar secukupnya dengan sedikit air. Lumurkan di seluruh badan 2-3 kali sehari. Ramuan untuk sariawan dan batuk, rebus daun kembang sepatu secukupnya dalam tiga gelas air mendidih selama 15 menit, lalu saring. Air rebusan diminum tiga kali sehari.
6. Ramuan untuk gondok, siapkan akar kembang sepatu secukupnya dan air secukupnya. Akar diserbukkan dan direbus dalam air mendidih selama 1/2 jam. Kompreskan pada bagian yang sakit 2-3 kali sehari. Ramuan untuk sakit kepala, serbuk daun kembang sepatu direbus selama 1/2 jam dan dikompreskan pada dahi.
7. Bisul atau Abses: Daun secukupnya dicuci bersih, lalu digiling halus sampai menjadi adonan seperti bubur. Letakkan diatas bisul atau abses, lalu dibalut. Pengobatan ini khusus untuk pemakaian luar.
8. Batuk dan sariawan: Daunnya direbus dalam air yang mendidih selama lebih kurang seperempat jam, disaring dan kemudian airnya diminum.Bronkhitis : Bunganya direbus selama lebih kurang seperempat jam, kemudian airnya disaring lalu diminum.
9. Gonnorhoea: Bunganya direbus selama lebih kurang seperempat jam, kemudian airnya disaring lalu diminum, air yang telah disaring setelah didiamkan selama sat malam (diembun-embunkan) lalu diminum.
 

MANFAAT DAN KHASIAT BUNGA KAMBOJA


LUVI HERBAL - Bunga Kamboja atau dengan nama latin Plumeria rubra L.cv. Acutifolia, merupakan bunga yang berdaerah asal dari Amirika tropik dan Afrika. Pohon ini termasuk tanaman hias, masuk dalam keluarga Apocynaceae. Bunganya terdiri dari beberapa jenis antara lain : putih dan merah atau jepang. Batangnya berupa batang berkayu keras,  tinggi mencapai 6 meter, percabangannya banyak, batang utama besar, cabang muda lunak, batangnya cenderung bengkokdan bergatah. Nama lain dari kamboja antara lain Plumeria acuminata, Ait. P. acuminata, Roxb.P. acutifolia, Poir.P. alba, Blanco.P.obtusa, Lour. P. rubra, Linn, from acutifolia Woods. P. rubra, Linn. var. acutifolia (Poir) Bailey. Daun kamboja merupakan daun hijau, berbentuk lonjong dengan kedua ujungnya meruncing dan agak keras dengan urat-urat daun yang menonjol, sering rontok terutama saat berbunga lebat. Sedangkan Bunganya berbentuk terompet, muncul pada ujung-ujung tangkai, daun bunga berjumlah 5 buah, berbunga sepanjang tahun. Tanaman kamboja bisa tumbuh subur di dataran rendah sampai ketinggian tanah 700 meter diatas permukaan laut, tumbuh subur hampir di semua tempat dan tidak memilih iklim tertentu untuk berkembangbiaknya.
Nama lokal tanaman ini antara lain:

><     Kamboja(Indonesia),
><     Semboja(Jawa),
><     Bunga jebun(Bali);
><     Samoja, Kamoja ( Sunda ),
><     Bunga lomilate ( Gorontalo );
><     Campaka molja/ bakul ( Madura ),
><     Pandam ( Minangkabau );
><     Karasuti, Kolosusu, Tintis ( Minahasa ),
><     Capaka kubu ( Tidore ).s 

Getah Pohon Kamboja (Plumeria acuminata) mengandung senyawa sejenis karet, triterpenoid amyrin, lupeol, kautscuk dan damar. Kandungan minyak menguapnya terdiri dari geraniol, sitronellol, linallol, farnesol dan fenetilalkohol.

Ada yang menyebutnya: pagoda, snow white, orchide, pink a lady, leopard, star, moonlight sassy, Jamaica sassy, orange beauty, hawaian pink, white dandy, white pranjipane, Singapore sling, tahity pink beauty, red bloot, sdm gambee, pixy mermaid dan masih banyak lagi nama sesuai dengan warnanya.

Kamboja yang memiliki bermacam-macam warna ini kini semakin banyak ditanam di halaman sebagai tanaman hias. Bunganya tidak hanya indah ketika melekat di pohon, tetapi juga tetap indah walau telah gugur dan berserakan di atas tanah atau rumput.

Sebagai tanaman pengisi taman, Kamboja tidak hanya indah sosoknya. Ia juga memiliki banyak manfaat. Oleh karena banyak manfaat dan kegunaan, bunga kamboja pun banyak dikembangbiakkan. Kamboja dapat di perbanyak dengan penyebaran biji, stek atau cangkok.

Varian warna bunganya pun ikut dikembangkan. Soal perawatan, Kamboja tergolong tanaman yang minim perawatan. Ia bisa dibiarkan tumbuh liar, atau dipelihara dengan cara khusus. Tanaman ini tidak memerlukan banyak air. Air yang berlebih dapat membuat akar dan batang tanaman menjadi busuk. Sinar matahari yang cukup banyak dapat membuatnya berbunga lebat.


      Asal-Usul Bunga Kamboja
Plumeria adalah sebutan nama latin untuk bunga kamboja, diabadikan dari nama seorang botani asal Prancis bernama Charles Plumier sebagai orang pertama yang menemukan tanaman ini ketika melakukan perjalanan ke dunia baru (Amerika) pada abad ke-16 dalam misinya mendokumentasikan flora dan fauna yang ada di sana. Berdasarkan penelitian asal usul tanaman plumeria ini tidak bisa ditentukan secara pasti, diperkirakan menyebar dari wilayah tropis kepulauan Pasifik daerah Amerika yang hangat karena di daerah inilah plumeria pertama kali diketemukan.
Di beberapa negara plumeria disebut frangipani, di Brasil plumeria dikenal dengan nama Jasmine de Cayenne dan di Hawaii plumeria juga dikenal dengan nama Hawaiian Lei karena kebiasaan tradisional masyarakat Hawaii menggunakan bunga plumeria sebagai rangkaian Lei atau kalung tradisional Hawaii.
Anehnya di Indonesia plumeria dikenal dengan nama bunga Kamboja padahal asal-usul tanaman ini diperkirakan bukan berasal dari negara Kamboja dan yang lebih aneh lagi di China plumeria dikenal dengan nama bunga telur ayam ( Jïdán Huá ), entah mengapa dan apapun sebutan untuk plumeria yang penting kita perlu sedikit mengetahui riwayat dan manfaat dari plumeria ini guna menambah pengetahuan bagi keluarga kita.
Sekilas bila kita lihat plumeria hanyalah tanaman hias perindang yang berbunga indah untuk dipandang dengan tebaran aromanya harum lembut berkesan mewah perpaduan antara wangi dahlia, melati dan mawar, sementara tidak kita ketahui justru manfaat utama dari tanaman ini ada pada bunganya.

           Manfaat Dari Bagian-Bagian Bunga Kamboja

Manfaat dari bagian-bagian bunga kamboja antara lain adalah:

BATANG : mengandung getah putih yang mengandung damar, kautscuk, senyawa sejenis karet, senyawa triterpenoid amytin dan lupeol. Khusus pada kulit batang berkhasiat untuk menumpas rasa sakit karena bengkak dan dan pecah-pecah pada telapak kaki. Mengandung senyawa plumeirid, yakni senyawa glikosida yang bersifat racun. Karena bersifat racun dan bisa mematikan kuman. Getah kamboja dengan dosis yang tepat berguna sebagai obat sakit gigi atau obat luka, dan berkhasiat pula bagi penderita frambusia. Namun getah ini jangan sampai kena mata karena bisa mengakibatkan kebutaan.

BUNGA : untuk mencegah rematik atau asam urat (digunakan sebagai teh), meredakan demam, menghentikan batuk, melancarkan keluar air seni, menghentikan mencret karena disentri, mencegah pingsan karena hawa panas dan menyembuhkan sembelit (jika dikonsumsi dalam jumlah banyak). Oleh sebab itu wangi bunga kamboja dapat digunakan sebagai bahan campuran sabun, obat nyamuk, dan minyak wangi.

GETAH : mengandung sejenis antiseptik yang mampu menyembuhkan gatal-gatal di sela-sela jari kaki karena kuman air dan sejenisnya, seperti tumit pecah-pecah ataupun luka-luka kecil ditangan dan kaki, tetapi untuk kulit lunak dari bagian tubuh kita tidak dianjurkan menggunakan getah plumeria ini, karena bisa mengakibatkan iritasi ataupun luka yang lebih serius, bahkan bisa menimbulkan kebutaan jika terkena mata.


 Manfaat Lain Bunga Kamboja
Di Indonesia, tanaman kemboja masih belum banyak dimanfaatkan, orang-orang hanya mengenalnya sebagai tanaman penghias pekuburan. Di Bali, tanaman kamboja telah banyak dimanfaatkan untuk tanaman hias, pelengkap upacara keagamaan, diyakini memiliki kekuatan penerang jiwa, dan bahkan digunakan sebagai hiasan di tubuh.
Bunga kamboja sebenarnya termasuk jenis bunga yang dapat dimakan seperti layaknya bunga pepaya dan bunga turi, namun manfaat ini belum banyak diketahui orang. Bunga kamboja juga berkhasiat meredakan demam, menghentikan batuk, melancarkan keluarnya air seni, menghentikan mencret karena disentri, mencegah pingsan karena hawa panas dan menyembuhkan sembelit (jika dikonsumsi dalam jumlah banyak).
Bunga kamboja yang dikeringkan sempurna apabila dipergunakan secara benar akan sangat manfaat bagi kesehatan, efektif untuk menurunkan suhu tubuh, meringankan demam, radang gusi atau tenggorokan, bibir pecah-pecah dan juga bermanfaat sebagai stabiliser pencernaan untuk menambah nafsu makan dan menormalkan buang air besar, sangat cocok untuk dipergunakan sebagai minuman di musim kemarau dan tidak hanya itu saja, masih banyak zat bermanfaat lainnya yang terkandung di dalam bunga kamboja kering antara lain mengurangi resiko infeksi dan bahkan mampu mencegah kanker paru-paru.
Getah plumeria mengandung sejenis antiseptik yang mampu menyembuhkan gatal-gatal di sela-sela jari kaki karena kuman air dan sejenisnya, seperti tumit pecah-pecah ataupun luka-luka kecil ditangan dan kaki, tetapi untuk kulit lunak dari bagian tubuh kita tidak dianjurkan menggunakan getah plumeria ini, karena bisa mengakibatkan iritasi ataupun luka yang lebih serius, bahkan bisa menimbulkan kebutaan jika terkena mata.

Manfaat dan khasiat lain tanaman kemboja antara lain:

1. Teh bunga kemboja

Bunga kamboja yang diseduh bersama teh atau tanpa teh dipercaya bermanfaat memberikan efek adem, sejuk dan baik bagi pencernaan. Sehingga teh bunga kamboja ini sangat baik dikonsumsi secara rutin bagi seseorang yang ingin sehat secara alami.

2. Pelengkap sayuran

Bunga kamboja segar yang dimasak sebagai pelengkap sayuran memberikan cita rasa sedap, memberikan efek terapi dan bermanfaat bagi kesehatan.

3. Sebagai Antibiotik

Karena bersifat racun dan bisa mematikan kuman, getah kamboja dengan dosis yang tepat dapat dimanfaatkan sebagai antibiotik. Dalam getah kemboja terkandung alkaloid, tanin, flavonoid dan tripterpenoid, tapi yang terdeteksi pada ekstrak getah hanya triterpenoid pentasiklik.

4. Mengobati bisul

Daun bunga kamboja bisa dimanfaatkan sebagai obat bisul. Cara pemakaian; daun kamboja yang masih muda dan segar dipanaskan diatas api sampai layu, kemudian olesi dengan sedikit minyak zaitun. Selanjutnya daun tersebut ditempelkan pada bisul selagi masih panas. Ulangi hingga bisul mengempes.

5. Mengobati kaki bengkak

Sementara itu akar dan batangnya dipercaya bisa mengatasi kaki bengkak dan tumit pecah-pecah. Caranya: akar dan daun bunga kamboja direbus hingga mendidih, kemudian tambahkan garam mineral secukupnya. Gunakan air rebusan tersebut untuk merendam kaki dua kali sehari.

6. Mengobati sakit gigi

Untuk menghilangkan rasa sakit pada gigi berlubang. Ambillah beberapa tetes getah kamboja dengan menggunakan kapas, kemudian letakkan si kapas di gigi yang sakit. Hati-hati, jangan sampai mengenai gigi yang tidak sakit. Dosisnya 1-2 kali sehari. Namun, pengobatan dengan getah ini hanya bersifat sementara saja, dan tak bisa menyembuhkan secara tuntas.

7. Mengobati frambusia

Untuk obat frambusia, ambillah kulit batang kamboja sebanyak 3 telapak tangan, kemudian dicuci dan dipotong-potong. Rebus dengan air bersih sebanyak kira-kira 3 liter sampai mendidih, selama 15 menit. Tunggu sampai hangat atau suam-suam kuku. Selanjutnya, manfaatkan air rebusan ini untuk mandi atau berendam.

8. Gonorrhoea / kencing nanah

Ada yang meyakini bahwa dengan meminum rebusan akar semboja, penderita penyakit menular seksual (PMS) kencing nanah atau gonorrhoea / GO dapat disembuhkan.

9. Borok

Oleskan getah kamboja pada borok yang sudah dicuci dengan air hangat.

10. Kutil

Oleskan 1 sendok teh getah pohon kamboja pada kulit beberapa kali selama beberapa hari sampai kutil hilang.

11. Mengeluarkan duri

Oleskan getah kamboja pada bagian yang sakit, maka benda yang masuk akan keluar.
12. Tumit pecah-pecah

Sepotong kulit kamboja direbus dengan 3 liter air sampai mendidih. Hangat-hangat rendamkan kaki yang sakit.


      Penyakit Yang Dapat Diobati Dari Tanaman Herbal Bunga Kamboja
Ada berbagai penyakit yang dapat diobati denga tanaa kamboja. Dan ada juga resep tanaman kaboja antara lain :
1. Kencing Nanah (Gonorrhea)
Bahan:
1 Potong akar kamboja
Cara membuat:
direbus dengan gelas air sampai mendidih.
Cara menggunakan:
diminum 1 kali sehari 1 cangkir.

2. Patek, Puru (Frambusia)
Bahan:
2 Sirap kulit kamboja
Cara membuat:
ditumbuk halus dan direbus dengan 1 cerek air sampai mendidih.
Cara Menggunakan:
digunakan untuk mandi dan menggosok yang luka.

3. Memulihkan Bengkak
Bahan:
1 Sirap kulit kamboja
Cara membuat:
ditumbuk halus dan direbus dengan 0,5 cerek air sampai mendidih.
Cara menggunakan:
digunakan untuk merendam bagian tubuh yang bengkak.

4. Bisul
DAUN KAMBOJA
Bahan:
daun kamboja dan minyak kelapa
Cara membuat:
daun kamboja dilemaskan dan diolesi dengan minyak kelapa.
Cara menggunakan:
ditempelkan pada bagian yang bisul

AKAR KAMBOJABahan:
Getah Kamboja
Cara membuat:
ambil getah kamboja dari pohonnya
Cara menggunakan:
oleskan pada bagian yang bisul.

Bahan Obat dari Pohon Kamboja Yang Berbunga Putih antara lain:

1. BUNGA

Bisa menggunakan bunga kamboja yang segar atau yang kering. Bunga segar boleh dimakan sebagai lalapan, setelah dikukus terlebih dahulu. Atau rebus bunga kamboja yang kering, kemudian minum air rebusannya setelah dingin. Cara ini bisa dilakukan / diminum 3 kali sehari.

KHASIAT : Untuk menurunkan demam, meredahkan batuk, memperlancar keluarnya air seni, menghentikan mencret karena disentri, mencegah pingsan akibat hawa panas ( heat stroke ) . Jika konsentrasinya pekat ( jumlah bunga kamboja diperbanyak ), berkhasiat memperlancar buang air besar.  Untuk itu, bunga kamboja putih bisa dimakan atau air rebusannya diminum pada jam makan malam atau sebelum tidur.

2. GETAH 

Getah pohon kamboja bisa dioleskan pada bagian yang sakit, dilakukan 2 - 3 kali sehari. Getah bisa didapat dengan cara mematahkan pangkal daun atau memangkas batang pohon kamboja.

KHASIAT : Untuk merontokkan kutil dan kapalan, mengobati bisul , menyembuhkan telapak kaki yang pecah - pecah, menyembuhkan borok dan kudis . Perlu diperhatikan bahwa jangan sampai getah pohon kamboja mengenai mata karena bisa mengakibatkan kebutaan. 

3. BATANG

Untuk memanfaatkan batang pohon kamboja sebagai obat alami dimana bagian yang bisa dimanfaatkan adalah kulit batang atau bisa juga batangnya. Caranya : Batasi penggunaan kulit atau batang supaya konsentrasi air yang akan diminum tidak terlalu pekat. Coba ambil 2 ruas jari kulit batang atau batang lantas rebus dengan 5 gelas air sampai menjadi satu gelas,  kemudian  minum .

KHASIAT : Untuk menyembuhkan penyakit cacingan, menyembuhkan busung air, melancarkan buang air besar. 


      Bunga Kamboja Tak Seangker Dan Semistis Namanya Lagi
Setiap mendengar nama bunga Kamboja, ingatan kita pasti tertuju pada suasana berkabung dan duka cita. Apalagi jika melangkahkan kaki di area pemakaman umum, tampaklah deretan pohon Kamboja menaungi teduh makam yang berjejer membisu. Ya, bunga Kamboja memang lekat kaitannya dengan kematian dan peristiwa duka cita. Tapi ternyata si Putih ini juga punya manfaat lain dalam kehidupan manusia.
     Pertama, pergeseran trend bunga membawa bunga Kamboja menjadi salah satu bunga yang ditanam juga di pekarangan rumah tinggal. Jadi kesan angker langsung sirna berganti dengan kecantikan bunganya yang rimbun menghiasi dahan. Ini bisa terjadi karena para praktisi dan ahli bunga terus mengembangkan variasi bunga kamboja dengan system kawin silang. Dari sanalah muncul berjenis-jenis Kamboja dengan warna yang sangat variatif. Tak cuma putih dan merah muda, tapi juga kuning, merah maroon, oranye, dan sebagainya.
Kedua, Kamboja juga memiliki beberapa khasiat. Batangnya mengandung getah putih yang mengandung damar, kautscuk, senyawa sejenis karet, senyawa triterpenoid amytin dan lupeol. Tetapi, hati-hati, kulit batang kamboja mengandung senyawa plumeirid, atau sejenis senyawa glikosida beracun. Karena bersifat racun dan bisa mematikan kuman, getah kamboja dengan dosis tertentu berguna sebagai obat sakit gigi atau obat luka. Sementara kulit batangnya sangat efektif untuk mengurangi sakit karena memar dan pecah-pecah pada telapak kaki.
Ketiga, bunga ini ternyata juga digemari sebagai bunga parsel. Jenis yang digunakan adalah Kamboja Jepang atau Adenium. Kini adenium tak hanya berwarna polos merah atau putih, melainkan sudah berkembang jadi silangan antar spesies dengan variasi warna dan motif yang sangat cantik. Karenanya, tak mengherankan bila jenis ini sangat laris dan digemari sebagai bunga parsel. Bentuk artistik dan ketahanan hidupnya yang tinggi juga menjadi alasan utama.
Nah, terbukti kan bahwa Kamboja tidak seangker dan semistis namanya lagi. Bunga ini terbukti juga digemari penikmat bunga dan masyarakat pada umumnya.

      Manfaat Bunga Kamboja, Dari Obat Nyamuk Sampai Teh Sedu
JANGAN sepelekan bunga kamboja.Tumbuhan yang banyak ditanam di areal pemakaman itu dan kini dilirik untuk pertamanan itu, bunganya sering diabaikan dan dibiarkan layu serta membusuk di tanah. Namun siapa sangka, di balik ”ketidakberdayaan” bunga itu menyimpan sejuta manfaat. Ternyata, bunga ini bisa dipakai sebagai bahan baku untuk membuat minyak wangi, teh seduh dan obat nyamuk. Sayangnya, proses pengolahan tersebut baru bisa dilakukan di negara lain yaitu Taiwan, Jepang, dan China. Setyawan, warga Desa Jetak, Kecamatan Jati dan Suliman , warga Ploso, Kecamatan Jati yang mendapatkan ”berkah” dari jatuhnya bunga kamboja.
Terlebih saat memasuki musim kemarau, bunga kamboja yang banyak tumbuh di areal pemakaman mulai berjatuhan. ”Di saat seperti itulah, warga sekitar mengambil dan mengumpulkannya untuk dijual ke pengepul dan dikirim ke luar negeri,” kata Setyawan. Keduanya mengambil bunga-bunga yang berjatuhan itu di areal pemakaman umum di Desa Ploso. Harganya lumayan, per kilo untuk bunga kamboja kering mencapai Rp 32.000 per kilo, sedangkan yang basah Rp 5.000 per kilo. Menurut Setyawan, pengambilan bunga ini sudah dilakukan sejak sepekan lalu, saat memasuki musim kemarau. Aktivitas ini dijadikan sebagai pekerjaan sambilan. Sehari-hari ia bekerja sebagai tukang tambal ban dan letak bengkelnya berdekatan dengan tempat pemakaman umun Desa Ploso. “Hasilnya cukup lumyan, dari mengambil bunga kamboja ini bisa dipakai untuk tambahan kebutuhan hidup,” katanya.
Aktivitas ini dimulai siang hari, saat angin banyak bertiup dan merontokkan bunga-bunga kamboja yang tumbuh di pemakaman tersebut. Bunga itu dimasukkan ke dalam kantong plastik dan selanjutnya dijemur. “Bunga-bunga kamboja yang sudah diambil biasanya tidak langsung saya jual ke pengepul, tetapi dikeringkan dulu dengan cara dijemur. Karena harga jual bunga kamboja kering dengan yang basah berbeda,” katanya. 
Penjemuran yang sempurna bisa memakan waktu dua hingga empat hari. Meskipun sudah kering, wangi bunga kamboja tersebut masih bisa tercium dan tidak ada perubahan.
Subur salah satu pengepul bunga kamboja yang tinggal di Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati mengatakan, bunga -buga kamboja kering akan dikirim ke Surabaya dan selanjutnya dikirim ke Taiwan. Ditambahkan, saat ini pengembangan pembuatan teh berbahan bunga kamboja belum bisa dilakukan di Indonesia.
Konon, untuk mendapatkan ramuan yang ideal, teh bunga kamboja masih dicampur dengan bahan-bahan alami lainya yang bahannya didapat di Negara pengolahnya.
Subur pun suatu kali pernah mencoba membuat 
teh seduh bunga kamboja yang sudah dikeringkan. Menurutnya, soal rasa hampir sama dengan teh seduh biasa.

SUMBER